Minggu, 06 Oktober 2013

Makna Belahan Jiwa yang Utuh


Bismillah...

Pasangan hidup yang sejati bukanlah pasangan hidup yang mempunyai kesamaan dalam segala hal.., Namun pasangan hidup yang sejati adalah pasangan hidup yang satu dengan yang lainnya saling melengkapi.. Sehingga kekurangan di satu pihak akan terisi oleh kelebihan di pihak yang lain begitu pula sebaliknya..

Jadi pasangan hidup yang sejati bagaikan hati di belah dua., Sesuatu yang kelihatan sama tapi tidak sama karena yang satu ada disebelah kiri dan lainnya ada disebelah kanan... Bila keduanya disatukan jadilah bagaikan hati yang utuh dan sempurna..

Pasangan hidup sejati dapat pula diandaikan bagai sebuah jiwa yang dibagi dua sama sisi... Yang satu dengan yang lain akan disebut sebagai jiwa yang utuh bila keduanya bersatu... Namun bila keduanya terpisah maka jiwa tersebut tidaklah utuh dan selalu merana karena ketidak utuhan tersebut..

Jadi pasangan sejati bukanlah seperti pasangan yang mempunyai belahan hati atau jiwa yang sama sama sebelah kiri dan bukan pula yang sama-sama sebelah kanan.. Karena bila keduanya disatukan akan tetap menjadi hati atau jiwa yang hanya punya sebelah tidak menjadi sesuatu yang utuh dan sempurna...

Bila seseorang sudah merasa sebagai belahan jiwa bagi pasangannya, maka dia akan merasakan apa yang bagian lain rasakan walaupun mereka berada pada jarak yang berjauhan.., Mereka akan berkomunikasi dengan getaran jiwa masing-masing tanpa dapat dimengerti kejadian prosesnya...

Pasangan jiwa yang utuh akan melakukan suatu tarikan antara belahan jiwa yang satu dengan yang lainnya untuk berusaha memenuhi apa yang dibutuhkan oleh pasangannya. Pasangan jiwa yang utuh ini adalah pasangan suami istri yang menyatu.., Sehingga kebahagiaan dari suaminya adalah pada saat istrinya merasakan bahagia begitu pula sebaliknya... Karena bila yang satu membuat pasangannya menderita pada dasarnya dia telah membuat dirinya sendiri menderita..., Sebagaimana tangan kanan kita apabila yang sebelah kiri terluka maka tangan yang kanan akan berupaya membantunya agar luka yang ada bisa disembuhkan dengan baik...

Oleh karena itu, perhiasan yang paling istimewa di dunia ini bagi seorang suami adalah mempunyai seorang istri yang menyenangkan batinnya, begitu pula sebaliknya...

Jadi pasangan hidup yang diharapkan adalah pasangan yang dapat membuat kenyaman hatinya saat di rumah dan juga saat di luar rumah.., Secara fitrahnya bila seseorang telah berkeluarga maka imannya akan sempurna, kebahagiaannya akan berlipat dan kedamaiannya akan meresap dalam keluarga tersebut...

Yang perlu kita ketahui bahwa manusia diciptakan di dunia ini hanya untuk beribadah kepada Sang Maha Pencipta.. Ibadah manusia kepada-Nya dapat dalam berbagai bentuk, salah satu diantaranya adalah saling menyempurnakan pasangan hidupnya...

Bila itu tidak dilakukan maka pada dasarnya seseorang telah menyalahi aturan kehidupan yang sebenarnya, sehingga wajar saja bila batinnya tidak merasakan kebahagiaan yang hakiki..

Bila terjadi sesuatu yang tidak mengenakkan serta membuat keduanya bertengkar secara terus menerus, berarti disini ada sesuatu yang salah.., Sesuatu yang tidak menempati pada fitrahnya., Karena pertengkaran itu bukanlah sebagai tujuan hidup suatu pernikahan..

Yang terbaik bagi keduanya adalah sama-sama berintropeksi apa yang seharusnya mereka lakukan untuk kesempurnaan pasangannya.., Bukan menuntut kesempurnaan dari pasangannya tanpa menyatukan diri kita dengannya, karena hal itu tidak mungkin tercipta tanpa penyatuan keduanya secara utuh...

==

Perceraian umumnya disebabkan oleh tuntutan dari masing-masing yang mengharuskan pasangannya seperti dirinya.., Padahal belahan jiwa sejati adalah sesuatu yang sama namun tidak sama.., Bila semuanya sama maka tak perlu lagi adanya penyatuan jiwa...

Seorang pasangan hidup yang baik itu antara yang satu dengan yang lainnya akan saling menutupi kekurangannya serta saling melengkapi untuk mencapai kesempurnaan hidupnya...

Ada satu hal yang kadang orang memahaminya setengah-setengah akan hak dan kewajiban masing-masing.., Seorang suami kadang hanya menuntut haknya dengan meminta pelayanan terbaik dari istrinya begitu pula istri selalu menuntut hak akan perhatian dari suaminya...

Padahal hak dan kewajiban ini harus beriring dan seimbang.., Pada saat kita menuntut hak maka pada saat yang bersamaan kitapun dituntut untuk melakukan kewajiban pada pasangan kita., Namun, bila cinta dan kasih sayang sudah meresap pada pasangan hidup masing-masing..

Maka hak dan kewajiban bagaikan sebuah kehidupan yang menghiasi keindahan mereka bersama (^.^*)
 

Beibz-Jelita/

Kamis, 03 Oktober 2013

BACALAH INI SEBELUM ANDA MEMPERMAINKAN WANITA

Bismillahir-Rahmanir-Rahim ... 

"Cemburu merupakan sebagian dari iman. Mempermainkan (wanita) merupakan sebagian dari nifak" (HR. Ad Dailami).

Wanita, makhluk paling ajaib yang diciptakan dari tulang rusuk pria ini merupakan ujian terbesar bagi kaum pria.

Wanita, bisa menjadi nikmat yang mampu mengantar pria pada surga dunia dan surga akhirat, pun wanita bisa menjadi bala yang menjerumuskan pria ke neraka dunia dan neraka akhirat.

Kebaikan wanita bisa menegakkan negara, namun keburukannya dapat menghancurkan negara. Daya dan gaya tarik apapun tak ada yang mampu menandingi daya dan gaya tarik wanita.

Itulah salah satu sebab mengapa Allah mengiming–imingi hamba–hambaNya dengan surga yang didalamnya dihadirkan wanita–wanita cantik. Sebab jika sudah berurusan dengan wanita, apapun bisa dilakukan pria, bahkan berkorban nyawa sekalipun.

Tapi dibalik kesuper poweran wanita itu ada sebuah kelemahan [yang sering dimanfaatkan pria], wanita ternyata gampang dibohongi (iya kan?).

Pria, makhluk yang [merasa] punya banyak cinta, sebagiannya selalu tertantang untuk menaklukkan banyak wanita. Pria sanggup memacari banyak wanita sekaligus dalam satu waktu. Dan itu menjadi kebanggaan bagi dirinya.

Hmm, memang pria mana sih yang tidak bangga bila bisa menaklukkan banyak wanita dalam satu waktu pula. Dia akan disebut sebagai pria hebat, lelaki jagoan dan tentu saja banyak yang merasa iri. Semakin banggalah dia dengan prestasi yang membuatnya menjadi titik mata tersebut.

Tapi ternyata kebanggaan itu, puji–pujian itu dan iri hati itu salah tempatnya. Betapa tidak, kePLAYBOYan ternyata amat sangat erat hubungannya dengan keMUNAFIKan.

Keplayboyan merupakan sinergi dari 35% dusta, 30% ingkar janji, 33% khianat dan 2% ketampanan (maaf kalau persentasinya salah, soalnya nggak pengalaman, maklum nggak punya yang 2%, hehehe).

Tanda orang munafik itu ada tiga yaitu, apabila berbicara dusta, apabila berjanji ingkar dan apabila dipercaya khianat (HR. Syaikhan dari Abu Hurairah r.a).

Biasanya seorang playboy dalam melakukan hubungan segi banyaknya selalu dan sering melakukan kebohongan demi kebohongan.

Dari identitas pribadi yang disamarkan, perasaan yang sebenarnya dan berbagai hal yang terkait dengan upaya melanggengkan hubungannya dengan korban.

Pandai membuat janji–janji manis yang bukan untuk diwujudkan tapi hanya sekedar janji gombal untuk mendapat apa yang diinginkan.

Mahir pula mencari alasan–alasan masuk akal untuk membatalkan janji jika ternyata harus bentrok dengan aksi–aksi lainnya. Soal pengkhianatan, tidak usah dijelaskan lagi karena sudah begitu jelas.

Sementara kemunafikan itu sendiri termasuk kebatilan tingkat tinggi dan sangat berbahaya bagi hidup dan kehidupan umat manusia.

Kemunafikan bahkan lebih berbahaya dari kekafiran karena kekafiran akan tampak nyata tapi kemunafikan terselubung oleh kebaikan dan keimanan. Maka patutlah Allah memberi hukuman yang sangat dahsyat untuk para munafikin ini.

"Sungguh, orang–orang munafik itu (ditempatkan) pada tingkatan yang paling bawah dari neraka. Dan kamu tidak akan mendapat seorang penolongpun bagi mereka" (QS. An Nissa 4 : 145).

"Pada hari orang-orang munafik laki-laki dan perempuan berkata kepada orang-orang yang beriman : "Tunggulah kami! Kami ingin mengambil cahayamu". (Kepada mereka) dikatakan : "Kembalilah kamu ke belakang dan carilah sendiri cahaya (untukmu)". Lalu diantara mereka dipasang dinding (pemisah) yang berpintu. Di sebelah dalam ada rahmat dan di luarnya ada azab" (QS. Al-Hadid 57 : 13).

"Orang-orang munafik itu memanggil orang-orang mukmin, "Bukankah kami dahulu bersama kamu?" Mereka menjawab, "Benar, tetapi kamu mencelakakan dirimu sendiri dan kamu hanya menunggu, meragukan (janji Allah) dan ditipu oleh angan-angan kosong sampai datang ketetapan Allah; dan penipu (setan) datang memperdaya kamu tentang Allah" (QS. Al-Hadid 57 : 14).

"Maka pada hari ini tidak akan diterima tebusan dari kamu maupun dari orang-orang kafir. Tempat kamu di neraka. Itulah tempat berlindungmu, dan itulah seburuk-buruk tempat kembali" (QS. Al-Hadid 57 : 15).

Yang masih niat atau yang sedang jadi playboy silakan dipikir sebelum melanjutkan niatnya atau keasyikan menjalani status playboy-nya.

Jika khawatir jatuh menjadi munafik sejati segeralah membelokkan langkah ke jalan kebaikan karena untuk menjadi munafik sejati hanya butuh satu tambahan syarat saja dari tiga syarat yang telah ada.

"Ada empat hal yang jika berada pada diri seseorang maka ia menjadi munafik sesungguhnya dan jika seseorang memiliki kebiasaan salah satu daripadanya, maka berarti ia memiliki satu kebiasaan (ciri) nifak sampai ia meninggalkannya; bila dipercaya ia khianat, jika berbicara ia bohong, jika berjanji ia ingkari dan bila bertengkar ia berkata kotor" (Muttafaqun alaihi).

Jadilah pria terhormat yang menyayangi wanita dan lupakan slogan "mumpung masih laku". Karena sebenarnya itu hanya menipu diri sendiri.

INGATTTTT!!!
ALLAH SELALU MENGAWASI KITA!!!

@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@

“Jadikanlah Sabar dan Shalat Sebagai Penolongmu. Dan Sesungguhnya Yang Demikian itu Sungguh Berat, Kecuali Bagi Orang-Orang yang Khusyu” (QS. Al-Baqarah 2 : 45).

Wallahu’alam bishshawab, ...


Wahai-Calon-ImamkuTakkan-Habis-Ku-Berdoa-Jadi-Kekasih-Halalmu

Yang Baik Akan Mendapatkan Yang Baik

Seburuk-buruk kelakuan seorang lelaki..
Ia tetap akan memilih wanita baik-baik yang akan dijadikan isterinya.

Begitu juga sebaliknya..

Seburuk-buruk kelakuan seorang wanita..
Ia tetap akan berharap lelaki baik-baik yang akan menjadi suaminya.

Sekarang pertanyaannya..

Sudah pantaskah jika seorang lelaki mengharapkan pendamping hidup seperti itu?
Sementara dirinya enggan untuk menjadi lelaki yang baik?

Sudah pantaskah jika seorang wanita mengharapkan pendamping hidup seperti itu?
Sementara dirinya enggan untuk menjadi wanita yang baik?

Bukankah dengan sangat jelas Allah telah memberi peringatan kepada kita?
Bahwa lelaki yang baik akan mendapatkan wanita yang baik?
Bahwa wanita yang baik akan mendapatkan lelaki yang baik?
Begitu juga sebaliknya?

Sebuah pertanyaan yang layak untuk kita renungkan.
Sebuah pertanyaan yang harus kita jawab dengan tindakan nyata.
Dan jawaban yang paling bijak dari pertanyaan tersebut adalah :

Jika kita ingin pasangan hidup yang baik (di mata Allah) maka kita harus terlebih dahulu menjadi pribadi yang baik.

Setuju...??


Wahai-Calon-ImamkuTakkan-Habis-Ku-Berdoa-Jadi-Kekasih-Halalmu

Rabu, 02 Oktober 2013

Ya Rabb, Kirimkanlah Satu Untukku

Jika Allah mentakdirkan kita tidak berjodoh dengan orang yang kita SUKAI...
Maka berdoalah suatu hari nanti Allah mengirimkan seseorang yang MENYUKAI kita.

Jika Allah mentakdirkan kita tidak berjodoh dengan orang yang kita CINTAI,
Maka berdoalah suatu hari nanti Allah mengirimkan seseorang yang MENCINTAI kita.

Jika Allah mentakdirkan kita tidak berjodoh dengan orang yang kita DAMBAKAN...
Maka berdoalah suatu hari nanti Allah mengirimkan seseorang yang MENDAMBAKAN kita.

Jika Allah mentakdirkan kita tidak berjodoh dengan orang yang kita RINDUKAN..
Maka berdoalah suatu hari nanti Allah mengirimkan seseorang yang MERINDUKAN kita.

Dan jika Allah mentakdirkan kita tidak berjodoh dengan orang yang kita SAYANGI..
Maka berdoalah semoga Allah mengirimkan seseorang yang dengan tulusnya MENYAYANGI kita.

Maka bersabarlah,,,
Bukankah urusan jodoh adalah Hak Allah semata? Dan kita hanya sebatas berikhtiar? Dan terus berusaha tanpa mengenal putus asa? Yang pada akhirnya Dia jugalah penentu segalanya.

Semoga kita tetap tersenyum dalam sebuah penantian...InsyaAllah...


Ya-Allah-Ijinkan-Hamba-Menggelar-Sajadah-Bersamanya

Senin, 30 September 2013

Tips Agar Cepat Mendapatkan Jodoh


Jodoh adalah takdir dari ALLAH yang sudah ditetapkan, namun ikhtiar dalam mendapatkan pasangan hidup adalah wajib hukumnya untuk yang sudah mapan dan siap untuk menikah.

Tak jarang remaja sekarang menginginkan pasangan hidup yang sangat baik namun tidak memperhatikan keadaan pribadinya dan tidak mau berusaha memperbaikinya..

Kita memiliki pasangan masing-masing, mula-mula berjauhan,
kemudian bergerak saling mendekat, lalu ada yang
dipersatukan dalam jarak dan waktu.

Namun ada yang berhenti dalam jarak yang tak terlalu jauh tapi tak bertemu atau bahkan ada yang makin menjauh. Bahkan jodoh kita sebenarnya sudah ada di depan mata, tapi karena amalan yang buruk sehingga kita tak segera dipersatukan.

Allah senantiasa memberi pasangan hidup bagi setiap orang.
Namun tidak semua orang mudah menemukan belahan jiwanya.
Ada yang cepat ada yang lambat

Bagi yang dilambatkan, ini menjadi latihan kesabaran, jika mampu menghadapinya dan berserah diri kepada Allah maka akan dimudahkan bertemu jodohnya & segera menikah.
Di dalam Islam ada tips segera menikah:

1. Beramal shaleh, berbakti kepada orang tua, perbanyak
shodaqoh, menolong orang dalam rangka meningkatkan kualitas keimanan & ketaqwaan menjadi lebih baik agar Allah memberikan pasangan yang memiliki kualitas yang juga sama tingkat kebaikannya.

"Dan perempuan baik adalah untuk laki-laki baik dan laki-laki baik
adalah untuk perempuan baik pula"
(QS. an-Nur : 26).

2. Kepada jodoh,hendaknya jangan terlalu ideal, setiap orang punya kekurangan.

Jadikanlah kita sebagai kriteria yang ideal. Jika kita mengharapkan jodoh yang baik maka jadilah orang yang baik,karena hati yang baik akan bertemu dan bersinergi dengan hati yang baik. Hati yang buruk akan berhimpin dengan hati yang buruk pula.

3. Berdoa & Berprasangka baik kepada Allah,

"Aku selalu sesuai dengan persangkaan hambaKU kepadaKU. Dan aku selalu menyertainya ketika ia berzikir kepadaKU. Dan jika ia ingat padaKU dalam jiwanya, maka AKU pun mengingatnya dalam Zat-KU. Dan jika ia ingat padaKU ditempat ramai, AKU pun mengingatnya ditempat ramai yang lebih baik daripadanya.
Jika ia mendekat padaKU sejengkal, AKU pun mendekat kepadanya sehasta. Jka ia mendekat sehasta, Aku pun mendekat kepadanya satu depa.Dan jika ia datang kepadaKU dengan berjalan, AKU pun akan datang kepadanya dengan berlari cepat" (Hadist Qudsi)

Kemudian ada beberapa tips khusus (amalan) yang penting untuk mendapatkan jodoh :

1. Perbanyak membaca Surat Ar Rahman
2. Wajah murah senyum dan jangan sering cemberut
3. Baca surat yusuf ayat:4 sebanyak 3 kali
4. Membaca shalawat 7 kali
5. Tiupkan ditelapak tangan kemudian diusapkan ke wajah
secara merata.

Semoga tips dan artikel ini Bermanfaat..

Sama_sama kita aamiinkan doa ini untuk mendapatkan jodoh yg
terbaik dari sisi Allah.

' Rabbana hablana milladunka zaujan thayyiban wayakuna shahiban lii fiddini waddunya wal akhirah'

"Ya Tuhan kami, berikanlah kami pasangan yg terbaik dari sisiMu,
Pasangan yg juga menjadi sahabat kami dalam urusan agama, urusan dunia & akhirat kami. " Aamiin Ya Robbal Allamiin..



Tali Cinta diantara Kita

Allahlah yang menciptakan ISTRI dan SUAMI, kemudian mengikat tali cinta diantara keduanya....

Sahabat, saudaraku yg dirahmati Allah,..

Bahagia rasanya saat akad nikah terucap,..saat semarak walimatul ‘urs menggema,.. saat tali pernikahan terikat...

Saat itu telah halal cinta dua orang insan,.. saling mengisi dan saling melengkapi setiap harinya...

Saat itu pula masing-masing pasangan akan memiliki tugas dan kewajiban baru dalam kehidupan mereka...

Sang SUAMI memiliki hak yang harus ditunaikan ISTRInya,.. dan sang ISTRIpun mempunyai hak yang harus ditunaikan oleh SUAMInya...

Alangkah bahagianya,.. jika masing-masing secara seimbang senantiasa berupaya menunaikan kewajibannya...

Alangkah indah rasanya,.. jika seorang ISTRI mematuhi SUAMInya,.. kemudian ia senantiasa menjadi penyejuk mata bagi SUAMInya,.. menjaga lisan dari menyebarkan rahasia SUAMInya,.. lalu menjaga harta dan anak-anak SUAMI ketika ia pergi..?

Sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,..

Tidak ada perkara yang lebih bagus bagi seorang mukmin setelah bertakwa kepada Allah daripada istri yang shalihah, bila ia menyuruhnya maka ia menaatinya, bila memandangnya membuat hati senang, bila bersumpah (agar istrinya melakukan sesuatu), maka ia melakukannya dengan baik, dan bila ia pergi maka ia dengan tulus menjaga diri dan hartanya.” (HR. Ibnu Majah)

Sehingga… kehidupan rumah tangga pun akan berjalan penuh dengan kemesraan dan kebahagiaan. Yang satu menjadi tempat berbagi bagi yang lain, saling menasehati dalam ketakwaan, dan saling menetapi dalam kesabaran....

Semoga Bermanfaat Untuk kita semua Aamiin

JemputAkuMenjadiBidadarimu

Untukmu…Yang Dirundung Rindu dan Sendu

Pernikahan seringkali harus ditempuh dalam kurun yang cukup panjang dalam kehidupan seseorang. Pada kasus beberapa orang, ada yang sangat diberi kemudahan oleh Allah dalam menggapainya. Akan tetapi, pada beberapa orang yang lain, dia kerapkali harus jungkir balik menghadapi banyak rintangan dalam menggapai mahligai pernikahan.

Salah satu rintangan yang banyak dihadapi oleh pejuang pernikahan adalah penolakan. Penolakan oleh calon pasangan bisa disebabkan karena faktor ketidakcocokan dari segi agama; rupa; harta; maupun lainnya. Andaikata yang mengalami ujian penolakan ini bersikap “biasa saja”, tentu tidaklah mengapa. Akan tetapi, tidak sedikit juga yang merasa kecewa bahkan hingga mencapai tahap putus asa. Lalu, bagaimanakah solusinya?

1. Menyikapi suatu masalah dengan sudut pandang ilmu syariat

Pola pikir dan sudut pandang seseorang, sangat menentukan bagaimana respon orang tersebut dalam menyikapi sebuah problema. Apabila dia meluruskan mindset dengan benar, maka -Insya Allah- tidak akan timbul respon tragedi yang bernama “deraan rasa kecewa dan putus asa”.

Pola pikir yang benar untuk menghadapi hal semacam ini, yakni pola pikir yang dilandasi dengan ilmu syari’at, sehingga akan menghasilkan akal yang jernih; hati yang sehat dan sikap yang tepat dalam menyikapi suatu kejadian. Pola pikir inilah yang mencerminkan kedalaman ilmu agamanya, kokohnya iman dan takwa yang begitu kuat terhujam mengakar di dadanya. Maka, pasung dan perangilah pola pemikiran yang hanya berlandaskan emosi negatif dan sudut pandang melankolisme semata. Respon kejadian berupa perasaan sedih dan sahabat-sahabatnya, merupakan hal yang manusiawi jika hanya untuk sesaat. Akan tetapi, jika dibiarkan berlarut-larut malah bisa membuka pintu maksiat.

2. Bersikaplah ridha, sabar, tawakkal

Perkara jodoh memang sudah ditakdirkan. Jodoh termasuk perkara rizki seseorang, dan penetapan rizki seseorang sekaligus takdir atas semua makhluk Allah ini memang telah usai pencatatannya di Al-Lauh Al-Mahfuzh 50.000 tahun sebelum Allah mencipta alam semesta.

Takdir seseorang itupun juga sudah ditentukan di catatan malaikat, ketika orang tersebut masih dalam kandungan ibunda pada usia 4 bulan di dalam kandungan. Maka, sungguh beruntung orang-orang yang dimudahkan mengimani Qadha dan Qadar yang telah menjadi ketetapan bagi dirinya, hingga dia pun bisa merasakan manfaatnya yang besar tiada terkira.

Salah satu manfaat beriman kepada Qadha dan Qadar, Anda meyakini bahwa kejadian penolakan itu sudah Allah tetapkan di Al-Lauh Al-Mahfuzh sana. Betapapun Anda sudah mati-matian berusaha dan berdo’a. Disamping itu, kejadian penolakan itu sudah berada dalam catatan takdir Anda yang dipegang oleh malaikat.

Kalimat ini tidak membawa konsekuensi adanya penafian usaha manusia, atau saran kepada manusia agar tidak usah berusaha saja, sehingga hamba bisa bermalas-malasan dalam menghadapi segala sesuatu hanya karena alasan “toh sudah ditakdirkan.” Tidak…sama sekali bukan begitu. Statemen ini justru digunakan untuk membuka cakrawala pemikiran seseorang, bahwa apa yang Allah takdirkan bagi Anda pasti menimpa Anda, tiada pernah sekejap pun luput dari Anda. Begitu pula sebaliknya, Anda tidak akan pernah bisa mendapat apa yang Allah tidak takdirkan bagi Anda.

Allah Ta’ala berfirman,

“Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada diri kalian sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauh Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah. (Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kalian jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kalian, dan supaya kalian jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepada kalian. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri, (yaitu) orang-orang yang kikir dan menyuruh manusia berbuat kikir. Dan barangsiapa yang berpaling (dari perintah-perintah Allah) maka sesungguhnya Allah Dia-lah Yang Maha Kaya lagi Maha Terpuji.” (Qs. Al-Hadid: 22-24)

Manfaat lain iman terhadap Qadha dan Qadar, supaya Anda bisa lebih bersabar; bersyukur; dan ridha terhadap segala sesuatu yang menimpa diri Anda. Bukan hanya bisa terlalu bersedih dan dirundung duka ketika ada musibah datang melanda.

Kalau Anda sudah menyadarinya, kenapa pula Anda harus berduka terhadap sesuatu yang memang sudah ditakdirkan olehNya?

Tidak perlu terlalu risau dan cemas terhadap masa depan Anda, teruslah berdoa; berusaha; bertawakkal dan bersabar; serta ridha pada segala ketetapanNya.

Berjuanglah dengan gigih, niscaya Anda akan dipermudah dalam menempuh apa yang Allah takdirkan bagi diri Anda -Insya Allah-JemputAkuMenjadiBidadarimu

Rabu, 25 September 2013

Rencana Allah Tetap yang Terbaik

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh..

" RENCANA ALLAH TETAP YANG TERBAIK "

Ketika kita menginginkan sesuatu yang tak kunjung DIDAPATKAN.
Maka Allah meminta kita untuk sabar MENUNGGU.

Ketika kesedihan menjatuhkan AIR MATA
Maka Allah meminta kita untuk berusaha TERSENYUM .

Ketika perjalanan hidup terasa MEMBOSANKAN.
Maka Allah menyuruh kita untuk banyak BERSYUKUR.

Kita punya RENCANA.
Allah juga punya RENCANA.

Akan tetapi sehebat apapun kita merencanakan sesuatu.
Tetap rencana Allah adalah sebaik-baiknya rancangan.

Ingatlah..

Allah selalu memberikan KELEBIHAN dibalik kekurangan..
Allah selalu memberikan KEKUATAN dibalik kelemahan..
Allah selalu memberikan SENYUMAN dibalik kesedihan.
Allah selalu memberikan HARAPAN dibalik keputus-asaan..

Yakinlah..

Kebahagiaan itu akan hadir juga pada waktunya.
Sesuai Rencana_Nya.
Sesuai Rancangan_Nya.
Dan tak ada alasan bagi kita untuk Meragukan_Nya.

Aamiin.


Wahai-Calon-ImamkuTakkan-Habis-Ku-Berdoa-Jadi-Kekasih-Halalmu

Selasa, 24 September 2013

RENUNGAN PERNIKAHAN [ Buat yang sudah menikah maupun belum menikah ]

Mengapa orang menikah ?
Karena mereka jatuh cinta.

Mengapa rumah tangganya kemudian bahagia ?
Apakah karena jatuh cinta ?

Bukan...
Tapi karena mereka terus bangun cinta.

Jatuh cinta itu gampang, 10 menit juga bisa.
Tapi bangun cinta itu susah sekali, perlu waktu seumur hidup...

Mengapa jatuh cinta gampang ?
Karena saat itu kita buta, bisu dan tuli terhadap keburukan pasangan kita.
Tapi saat memasuki pernikahan, tak ada yang bisa ditutupi lagi.
Dengan interaksi 24 jam per hari 7 hari dalam seminggu, semua belang tersingkap...

Di sini letak perbedaan jatuh cinta dan bangun cinta.
Jatuh cinta dalam keadaan menyukai.

Namun bangun cinta diperlukan dalam keadaan jengkel.
Dalam keadaan jengkel, cinta bukan lagi berwujud pelukan, melainkan berbentuk itikad baik memahami konflik dan bersama-sama mencari solusi yang dapat diterima semua pihak.

Cinta yang dewasa tak menyimpan uneg-uneg, walau ada beberapa hal peka untuk bisa diungkapkan seperti masalah keuangan, orang tua dan keluarga atau masalah sex.. Namun sepeka apapun masalah itu perlu dibicarakan agar kejengkelan tak berlarut.

Syarat untuk keberhasilan pembicaraan adalah kita bisa saling memperhitungkan perasaan. Jika suami istri saling memperhatikan perasaan sendiri, mereka akan saling melukai. Jika dibiarkan berlarut, mereka bisa saling memusuhi dan rumah tangga sudah berubah bukan surga lagi tapi neraka.

Apakah kondisi ini bisa diperbaiki ?
Tentu saja bisa, saat masing-masing mengingat KOMITMEN awal mereka dulu apakah dulu ingin mencari teman hidup atau musuh hidup. Kalau memang mencari teman hidup kenapa sekarang malah bermusuhan ??

Mencari teman hidup memang dimulai dengan jatuh cinta. Tetapi sesudahnya, porsi terbesar adalah membangun cinta. Berarti mendewasakan cinta sehingga kedua pihak bisa saling mengoreksi, berunding, menghargai, tenggang rasa, menopang, setia, mendengarkan, memahami, mengalah dan bertanggung jawab.

Mau punya teman hidup ?
Jatuh cintalah....
Tetapi sesudah itu.. bangunlah cinta...Jagalah KOMITMEN awal.

1. KETIKA AKAN MENIKAH
Janganlah mencari istri, tapi carilah ibu bagi anak-anak kita.
Janganlah mencari suami, tapi carilah ayah bagi anak-anak kita.

2. KETIKA MELAMAR
Anda bukan sedang meminta kepada orang tua si gadis, tapi meminta kepada TUHAN melalui wali si gadis.

3. KETIKA MENIKAH
Anda berdua bukan menikah di hadapan negara, tetapi menikah di hadapan TUHAN.

4. KETIKA MENEMPUH HIDUP BERKELUARGA
Sadarilah bahwa jalan yang akan dilalui tidak melalui jalan bertabur bunga, tetapi juga semak belukar yang penuh onak & duri.

5. KETIKA BIDUK RUMAH TANGGA OLENG
Jangan saling berlepas tangan, tapi sebaliknya justru semakin erat berpegang tangan.

6. KETIKA TELAH MEMILIKI ANAK
Jangan bagi cinta anda kepada suami/istri dan anak Anda, tetapi cintailah istri atau suami Anda 100% & cintai anak-anak Anda masing-masing 100%.

7. KETIKA ANDA ADALAH SUAMI
Boleh bermanja-manja kepada istri tetapi jangan lupa untuk bangkit secara bertanggung jawab apabila istri membutuhkan pertolongan Anda.

8. KETIKA ANDA ADALAH ISTERI
Tetaplah berjalan dengan gemulai & lemah lembut, tetapi selalu berhasil menyelesaikan semua pekerjaan.

9. KETIKA MENDIDIK ANAK
Jangan pernah berpikir bahwa orang tua yang baik adalah orang tua yang tidak pernah marah kepada anak, karena orang tua yang baik adalah orang tua yang jujur kepada anak.

10. KETIKA ANAK BERMASALAH
Yakinilah bahwa tidak ada seorang anakpun yang tidak mau bekerjasama dengan orang tua, yang ada adalah anak yang merasa tidak didengar oleh orang tuanya.

11. KETIKA ADA 'PIL'/ Pria Idaman Lain.
Jangan diminum, cukuplah suami sebagai obat.

12. KETIKA ADA 'WIL'/ Wanita Idaman Lain.
Jangan dituruti, cukuplah istri sebagai pelabuhan hati.

13. KETIKA MEMILIH POTRET KELUARGA
Pilihlah potret keluarga sekolah yang berada dalam proses pertumbuhan menuju potret keluarga bahagia.

14. KETIKA INGIN LANGGENG & HARMONIS
GUNAKANLAH FORMULA 7K

Ketakutan akan Tuhan
Kasih sayang
Kesetiaan
Komunikasi dialogis
Keterbukaan
Kejujuran
Kesabaran

Cincin Pernikahan
Meski kita telah menikah dengan orang yang benar (tepat), tetapi kalau kita memperlakukan orang itu secara keliru, maka kita akhirnya akan mendapatkan orang yang keliru.

Kebahagiaan dalam sebuah pernikahan tidak tumbuh dengan sendirinya, melainkan harus diupayakan.

Pernikahan bukanlah tanaman bunga mekar harum semerbak yang sudah jadi. Pernikahan adalah lahan kosong yang harus kita garap bersama-sama.

Tidak cukup hanya dengan memilih dan menikah dengan orang yang tepat, tetapi jadilah pasangan yang TEPAT, yang memperlakukan pasangan kita dengan TEPAT pula.

Kita juga harus yakin kalau kita tidak salah memilih pasangan hidup. Kalau TUHAN sudah mengizinkan pernikahan itu terjadi, maka itu berarti IA mempercayakan tanggung jawab rumah tangga itu kepada kita dan pasangan kita.

Berbuatlah sesuai dengan apa yang telah engkau janjikan di hadapan TUHAN dan Imam, untuk tetap setia dan saling mengasihi dalam segala keadaan.

MENIKAH DENGAN ORANG YANG BENAR (ATAU SALAH), ITU TERGANTUNG DARI "CARA" KITA MEMPERLAKUKAN PASANGAN.
Manusia cenderung lebih pintar menilai orang lain daripada memeriksa diri sendiri,
Padahal, ketika satu jari menunjuk kepada orang lain, empat jari yang lain mengarah ke diri sendiri.
Jangan suka menghakimi tetapi baiklah kita saling mengasihi..aamiin ..


Ijinkan Hamba Menggelar Sajadah Bersamanya

Mau Jadi Istri Shalehah Dan Diridhoi Suami ?


1. Segera menyahut dan hadir apabila diajak untuk berhubungan.

2. Tidak membantah perintah suami selagi tidak bertentangan dengan syariat.

3. Tidak bermasam muka terhadap suami.

4. Senantiasa berusaha memilih perkataan yang terbaik ketika berbicara.

5. Tidak memerintahkan suami untuk mengerjakan pekerjaan wanita.

6. Keluar rumah hanya dengan izin suami.

7. Berhias hanya untuk suami.

8. Tidak memasukkan orang ke dalam rumah tanpa seijin suami.

9. Menjaga waktu makan dan waktu istirahat suami.

10. Menghormati mertua serta kerabat keluarga suami. Terutama ibu mertua.

11. Berusaha menenangkan hati suami jika suami galau.

12. Segera minta ma'af jika melakukan kesalahan kepada suami.

13. Mencium tangan suami tatkala datang dan pergi.

14. Mau diajak oleh suami untuk sholat malam, dan mengajak suami untuk sholat malam.

15. Tidak menyebarkan rahasia keluarga terlebih lagi rahasia ranjang...!

16. Tidak membentak atau mengeraskan suara di hadapan suami.

17. Berusaha untuk bersifat qona’ah (nerimo) sehingga tidak banyak menuntut harta kepada suami.

18. Sedih dan bergembira bersama suami dan berusaha pandai mengikuti suasana hatinya.

19. Perhatian akan penampilan, jangan sampai terlihat dan tercium oleh suami sesuatu yang tidak disukainya.

20. Berusaha mengatur uang suami dan tidak boros.

21. Tidak menceritakan kecantikan dan sifat-sifat wanita lain kepada suaminya.

22. Berusaha menasehati suami dengan baik tatkala suami terjerumus dalam kemaksiatan, bukan malah ikut-ikutan.

23. Menjaga pandangan dan tidak suka membanding-bandingkan suami dgn para lelaki lain.

24. Lebih suka menetap di rumah, dan tidak suka sering keluar rumah.

25. Jika suami melakukan kesalahan maka tidak melupakan kebaikan-kebaikan suami selama ini. Karena ini sebab terbesar wanita masuk neraka.

Senin, 24 Juni 2013

Yang terbaik itu pasti ada

YANG TERBAIK PASTI ADA UNTUKMU..

Jika seseorang hadir dalam hidupmu..
Itu pasti kerana sebuah alasan.

Kadang yang datang menawarkan kebahagiaan.
Walaupun terkadang juga memberikan kekecewaan.

Kadang ada yang hanya datang menyapa saja.
Tetapi ada pula yang sampai jauh melangkah.

Kadang ada yang hadir dalam sekejap saja.
Kadang ada pula yang cukup lama bersama kita.
Mereka datang silih berganti meninggalkan kenangan yang indah dan terkadang perih.

Namun percayalah...

Akan ada seseorang yang datang dan akan menetap di hatimu sepanjang hidupmu.

Kadang Allah sengaja membiarkanmu bertemu dengan beberapa orang yang salah.
Sebelum akhirnya mempertemukanmu dengan orang yang tepat.
Hal itu semata-mata agar kamu bisa menerima ketetapan_Nya.
Dan pada akhirnya bisa belajar banyak dari semua kesalahanmu.

Jangan pernah menganggap sakit hatimu sebagai cara untuk menjauhi indahnya hidup. Tapi jadikanlah sakit hatimu sebagai pelajaran yang sangat berharga dalam hidupmu.

Yakinlah Allah telah menyiapkan Jodoh yang terbaik untukmu.
Pada saat yang tepat.
Dan dengan orang yang tepat.

InsyaAllah..

Rabu, 20 Maret 2013

Kesalahan Seorang Wanita


KESALAHAN SEORANG WANITA ialah :

⇉ Bila dia PERCANYA..
⇉ Maka dia TERLALU PERCAYA..
⇉ Bila dia MENYANYANGI..
⇉ Maka dia MENYAYANGI SEPENUH HATI..
⇉ Bila dia MEMBERI..
⇉ Maka dia BERIKAN SEGALANYA..

Karena itulah, apabila BERHADAPAN dengan
SEORANG LELAKI..
Wanita perlu lebih BERHATI², janji manis
dibibir itu mungkin menjadi SEMBILU yang
akan MENGIRIS HATI bertahun lamanya,
impian dan harapan indah itu mungkin menjadi
kenyataan yang MELUKAKAN..
Makanya, SELAGI BELUM PASTI. Jangan
memberi sepenuh hati, selagi belum memiliki
dan dimiliki SECARA HALAL dan SAH..
JANGAN MEMBERI segala²nya..
Bila kita terlalu mudah memberi..
Maka kelak nanti kita akan SANGAT SUKAR
MELEPAS PERGI..


Ya, mungkin itu sedikit gambaran dari seorang wanita yang pernah mengenyam pahitnya CINTA PALSU, cinta yang membawanya nyaris ke liang Neraka. Sungguh dibutakan oleh NAFSU. begitu bahagia rasanya bila seharian bersamanya, begitu bangganya menggenggam tangannya kemanapun berada. Tapi di sisi lain, iblis-iblis itu bahagia karena aku masuk dalam perangkapnya.

Robii, begitu sesak rasanya ketika mengingat itu semua, mengingat dosa-dosa yg telah ku perbuat, mengingat hal-hal yang SECARA JELAS menurunkan HARGA DIRIKU sebagai muslimah.

Cinta yang semulanya ku anggap cinta yang sejati, karena sudah begitu dalamnya hubungan yang sudah kujalin, ternyata serta merta hanyalah bualan PALSU dari laki-laki tak bertanggung jawab, yang bisa ku tuai hanyalah PENYESALAN dan DOSA.

Namun, Allah maha mendengar dan menerima doa dan taubat dari setiap hambanya. Disetiap doa yang terpanjatkan, semoga Allah menerima taubat ini, mendengar Doa ini, dan menjauhkan diri ini dari kesalahan untuk yang kesekian kalinya..


Dirimu amat MULIA ukhti, Maka untuk dapat merasakan BAHAGIA hadir di sisi, kamu perlu LEBIH TABAH dan BERHATI² dengan dugaan di sekelilingmu.. Sesungguhnya dirimu amat berharga, jagalah semuanya sebelum kehilangan...!

Makna Tulang Rusuk yang Paling Bengkok

Bismillahirrahmanirrahim


 “Berbuat baiklah kepada wanita, karena sesungguhnya mereka diciptakan dari tulang rusuk, dan sesungguhnya tulang rusuk yang paling bengkok adalah yang paling atas.Maka sikapilah para wanita dengan baik.” (HR al-Bukhari Kitab an-Nikah no 5186) 


Ini adalah perintah untuk para suami, para ayah, saudara saudara laki laki dan lainnya untuk menghendaki kebaikan untuk kaum wanita, berbuat baik terhadap mereka , tidak mendzalimi mereka dan senantiasa memberikan ha-hak mereka serta mengarahkan mereka kepada kebaikan. Ini yang diwajibkan atas semua orang berdasarkan sabda Nabi shalallahu ‘alayhi wasallam, “Berbuat baiklah kepada wanita.”



Hal ini jangan sampai terhalangi oleh perilaku mereka yang adakalanya bersikap buruk terhadap suaminya dan kerabatnya, baik berupa perkataan maupun perbuatan karena para wanita itu diciptakan dari tulang rusuk, sebagaimana dikatakan oleh Nabi shalallahu ‘alayhi wasallam bahwa tulang rusuk yang paling bengkok adalah yang paling atas.

Sebagaimana diketahui, bahwa yang paling atas itu adalah yang setelah pangkal rusuk, itulah tulang rusuk yang paling bengkok, itu jelas. Maknanya, pasti dalam kenyataannya ada kebengkokkan dan kekurangan. Karena itulah disebutkan dalam hadits lain dalam ash-Shahihain.

“Aku tidak melihat orang orang yang kurang akal dan kurang agama yang lebih bias menghilangkan akal laki laki yang teguh daripada salah seorang diantara kalian (para wanita).” (HR. Al Bukhari no 304 dan Muslim no. 80)

Selasa, 22 Januari 2013

Dipilih atau Memilih???


Sebab cinta tak harus memilih,
sebab mencintai sesuatu semestinya hanya karena Allah yang berarti kita melepaskannya dari batasan eksternal dan internal yang telah mengkontaminasi fitrahnya, karena Allah sendiri hanya menawarkan alternatif, bukan membatasi. Cinta bukanlah segalanya, karena kehidupan ini hanyalah proses menentukan siapa diri kita, dan dicintai hanyalah sebagian kecil konsekuensi yang tidak perlu ditunggu, diharapkan atau ditakutkan. Cinta melahirkan kesejukan selama kita rela mengalami takdir yang baik dan fitrah kebenaran. Cinta menjadi abadi jika kita menikmatinya dengan frame keabadian.

Sebab cinta tak harus memilih,
cinta karena Allah adalah cinta seorang hamba dengan spektrum yang luas. Ia melihat kehidupan dengan cinta. Setiap hari, ketika Allah berikan kesadaran dan memasukannya kedalam perputaran kehidupan, Ia menjalaninya dengan cinta. Apa yang membuat seorang menjadi resah dengan penyimpangan kehidupan. Apa yang menghalangi seorang dari tidur dan istirahat untuk mengurus urusan umat yang kompleks ini. apa yang membuat seorang rela membelanjakan hartanya meskipun ia sendiri tidak berharta lebih, untuk meringankan beban saudaranya. Semua itu adalah spektrum cinta karena Allah.

Sebab cinta tak harus memilih,
cinta karena Allah adalah cinta yang lahir dari kerja keras mejaga rasa sayang Allah SWT kepadanya. Ia membingkai kehidupannya dengan frame cinta yang hakiki. Masalah terbesarnya adalah jika Allah murka dengan semua rasa dan amalnya. Kebahagiaannya terbesarnya adalah ketika Allah merahmati perasaan dan amalnya. Di dalam frame itulah ia menjalankan pentas kehidupannya. Maka ketika ia jatuh cinta, cinta itu membawanya kepada ketaatan. Cinta itu menghantarkannya kepada amalan-amalan yang membuat Allah semakin cinta kepadanya. Ketika ia jatuh cinta, cinta itu membentenginya dari perbuatan ingkar dan penyimpangan.

Sebab cinta tak harus memilih,
cinta karena Allah menghantarkan kepada kehidupan yang berkah dan penuh rahmat. Ia mengijinkan perasaannya tumbuh dan berbunga hanya dalam bingkai ketaatan. Ketika cinta lawan jenis hadir dalam dirinya, maka itupun tidak lepas dari komitmen menjaga hak-hak Allah di dalam cinta tersebut. Ia mempersembahkan cinta itu untuk orang yang memberinya jaminan cinta tersebut adalah berkah dan penuh rahmat. Ia menjalankan cinta tersebut dengan murakobah yang ketat. Ia selalu yakin, Allah memberikan pendamping yang baik sesuai kualitas kebaikan dirinya.

Sebab cinta tak harus memilih,
cinta karena Allah bukanlah cinta dusta. Yang berlindung dengan pernyataan, “Allah tahu niat saya baik”, tapi kemudian melakukan penyimpangan amal. Bukan cinta yang bisu dari pernyataan tausiyah dan tuli dari bisikan kebaikan. Bukan cinta yang melenakan dan menjerumuskan kepada kehidupan yang meresahkan. Bukan cinta yang diobral dengan hiasan kemaksiatan dan sekedar mengejar sebuah tuntutan sosial. Cinta karena Allah bukan cinta ’30 hari mencari cinta’.

Sebab cinta tak harus memilih,
cinta karena Allah adalah cinta yang seterang matahari. Ia penuh dengan ketulusan dan bukan basa-basi. Ia jelas dengan perangkat yang tidak menyimpang dari statusnya sebagai hamba. Cintanya bukan sekedar kedekatan, melainkan juga tanggung jawab. Bukan sekedar romantika dunia, melainkan senandung mulia penduduk langit. Jelas, terang, dan tidak ada sedikitpun yang disembunyikan. Cinta karena Allah tidak membutuhkan pertanyaan ‘Ada apa dengan cinta’.

Sebab cinta tak harus memilih,
cinta Karena Allah ada dalam tingkatan ketaatan, Allah sang Raja, Rasulullah sang kekasih, Perjuangan yang dirindukan, dan pasangan hidup yang meyejukan pandangan, serta anak-anak saleh dan shalehah sebagai bunga dan buahnya. Cinta tulus, cinta murni, cinta yang hidup dan menghidupkan.

Sebab cinta tak harus memilih,
sebab cinta hanya cinta karena Allah, dan menjaga hak-hak sebagai hamba, maka cinta karena Allah-lah dan selamat menjalani cinta. Semoga Allah memuliakan disebabkan cinta itu. Menghimpun dalam rahmat sebagai buah dari cinta itu. Dan melahirkan generasi kuat pewaris risalah dengan cinta itu.

Senin, 21 Januari 2013

Dalam Diam, Aku Ingin Mencintaimu Karena Allah


Bila belum siap melangkah lebih jauh dengan seseorang, cukup cintai ia dalam diam…

karena diammu adalah salah satu bukti cintamu padanya…

kau ingin memuliakan dia, dengan tidak mengajaknya menjalin hubungan yang terlarang, kau tak mau merusak kesucian dan penjagaan hatinya… karena diammu memuliakan kesucian diri dan hatimu… menghindarkan dirimu dari hal-hal yang akan merusak izzah dan iffahmu…

karena diammu bukti kesetiaanmu padanya…



karena mungkin saja orang yang kau cintai, adalah juga orang yang telah Allah Subhanahu Wata’ala benar-benar pilihkan untukmu… Ingatkah kalian tentang kisah Fatimah dan Ali Radhiyallahu ‘anhum ? yang keduanya saling memendam apa yang mereka rasakan…

tapi pada akhirnya mereka dipertemukan dalam ikatan suci nan indah…

Karena dalam diammu tersimpan kekuatan…

kekuatan harapan, kekuatan impian, hingga mungkin saja Allah akan membuat harapan dan impian itu menjadi nyata…

dan cintamu yang diam itu dapat berbicara dalam kehidupan nyata…

bukankah Allah tak akan pernah memutuskan harapan hamba yang berharap dan berdo’a pada-Nya ?



Dan jika memang ‘cinta dalam diammu’ itu tak memiliki kesempatan untuk berbicara di dunia nyata, biarkan ia tetap diam… Iyaa… biarkan… karena Allah Ta’alaa masih punya rencana dan ‘hadiah’ lain untukmu…

jika dia memang bukan milikmu, melalui waktu akan menghapus ‘cinta dalam diammu’ itu dengan memberi rasa yang lebih indah, dan orang yang tepat oleh Allah Subhanahu Wata’ala biarkan ‘cinta dalam diammu’ itu menjadi memori tersendiri… dan sudut hatimu menjadi rahasia antara kau dengan Sang Pemilik hatimu…

Allah Subhanahu Wata’ala Tata hatimu…



Sudahkah aku pantas untuk dia ? Benar-benar pantas…???

Biarkanlah jiwamu terbang bebas menjalani semua niatmu, yang terpenting, kita perlu berbaik sangka selalu pada Allah Ta’alaa…

Pasangan kita, adalah cerminan sosok yang hampir mirip dengan kita…

Cintamu pada orang yang kau cintai dan sayangi, titipkanlah…

Titipkanlah pada Allah Ta’alaa…

Sebab hanya Allah Ta’alaa yang Maha Menjaga…

dikala kau dan dia saling berjauhan…

dikala kau dan dia saling memendam rindu, ingin bertemu…

Allah menjaga dengan menenangkan hatimu melalui dzikir dan tadabbur…

Cintamu pada orang yang sungguh-sungguh kau sayangi, adalah milik-Nya…

Cinta dalam Diam

Matahari kan pergi tuk lepaskan penatnya

Debur ombak berkejaran tinggalkan buih buih dipasir pantai

Dan tiada malu malu lagi sang purnama berikan senyum termanis

Pada sang penghuni di alam semesta yang dia punya

Hingga tiada lelah kutapakkan kaki telanjangku di bulir pasir putih



Terbentang dalam angan yang merenda rindu

Serasa bangkitkan rasa tuk memintal desah jiwa

Taburan benih kasih yang kau tanamkan di rasa

Kini serasa tumbuh kian sesakkan relung relung kalbu

Kan ku hempaskan dalam hembusan desak nafas yang memburu



Getar asmara yang kau kumandangkan

Kurasakan syahdu dan tak henti mengagumimu

Membelit rindu dan tiada berpenghujung

Kian terbuai berayuan membelai jiwa yang kasmaran

Dengan irama yang lembut penawar nestapa cinta



Desir angin malam kian membelai mesra

Mengajakku tinggalkan semua angan yang membentang

Jejak jejak di pasir yang kian hilang tersapu ombak

Mengingatkanku tuk segera bangkit dari impian yang tiada pasti

Namun ku tak kan berhenti mencintaimu walau dalam diam yang sepi ♥ ♥

Cinta Diam Ini Menanti RidhoNya dalam hadirmu untukku...

Sabtu, 19 Januari 2013

Siapa Jodohku?

Jodoh itu tak hanya milik segelintir orang ..
Tak juga hanya untukku,
Tak juga hanya untuk Kalian,
Apa lagi hanya untuk mereka.

Jodoh itu telah tertuliskan,

Jodoh itu telah ditentukan,
Jodoh itu telah ditakdirkan,
Jodoh itu telah ditetapkan,
Walau pun hal itu tetap menjadi rahasiaNya.

Terkadang kita begitu risau..
Ketika kita belum mendapatkan,
Ketika kita merasa sudah waktunya,
Ketika sebagian teman mendapatkan,
Ketika Orang tua bertanya setiap harinya.

Kita tak hanya sekedar mencari jodoh yang baik atau sekedar mengejar jodoh yang baik...

Ada yang lebih penting dari kesemuanya itu,
Gapailah jodoh dengan niat yang baik..
Gapailah jodoh denga cara yang baik..
Dengan menjadikan diri sebagai orang yang baik..Dengan tak melupan do'a dan ikhtiar (berusaha) lalu menunggu keputusan_Nya.

Ingat...!
Menikah dengan waktu yang sedikit tertunda akan jauh lebih baik daripada menikah dengan terburu buru tapi mendapatkan pasangan yang kurang baik.

Untuk itu tetaplah menebar senyum...
Yakinlah,,Allah adalah sebaik_baiknya Perencana bagi makhluk_Nya...Aamiin..


Ya-Allah-Ijinkan-Hamba-Menggelar-Sajadah-Bersamanya